Kepada bapak
Yang telah tiada
Namun akan selalu ada
Tangan tua renta mulai melemah
Namun hati mu kian merekam
Ingatan-ingatan
Tatkala aku berlari, menangis, mengaduh dan memeluk
Semakin menempa luka
Peluh mu semakin berarti
Semakin menempa getir
Kasih mu semakin menjadi
Tak ada lagi cerita-cerita
Tak ada lagi tembang-tembang
Tak ada lagi doa-doa
Dari bibir renta mu
Dari harap hati mu
Tak ada lagi
Kini,
Hanya kenang yang kan abadi
Hanya kasih yang kian menetap
Bapak,
Terasa ada meski tiada
Akan selalu ada
Kemana pun
Dimana pun
Anak gadisnya ini melangkah
Bapak,
Aku rindu
Februari 2019, Rumah
san.


0 komentar:
Posting Komentar